Petani dan raja kera

Disuatu desa, ada seorang petani yang membuat sebuah rumah yang dekat dengan hutan, dia berpikiran bahwa jika rumahnya dekat hutan maka akan mempermudahnya untuk mencari makanan, kayu bakar dan sumber alam lainnya. Dia tinggal digubuk tua bersama dengan anak putranya. Gubuk tersebut tidaklah terlalu besar, luasnya hanya 5x6 saja, tetapi mereka berdua hidup bahagia didalam gubuk tersebut.

Suatu hari anaknya sedang berulang tahun, dia berencana untuk memasak makanan yang enak dan mengundang orang desa untuk makan bersama. Oleh karena itu dia pergi kehutan untuk mencari beberapa bahan makanan. Karena pagi hari dia sibuk untuk mengurus sawahnya,maka dia pergi ke hutan pada sore hari.

Pada saat perjalanan mencari bahan makanan, tiba-tiba ditengah jalan dia melihat ada sesuatu yang tergeletak ditanah, dan ternyata itu adalah seekor kera. Kaki kera itu terluka karena tertimpa pohon yang tumbang.

Karena kasihan melihat kera tersebut, sang petani pun segera mengangkat pohon yang menimpa kakinya dan segera mengobati lukanya. Setelah diobati, kera tersebut pun segera melarikan diri kedalam hutan.

Setelah petani tersebut selesai mengambill bahan makanan, dia segera kembali kerumah untuk memasaknya. Karena sudah mau malam, hutannya pun mulai gelap. Pada saat dipertengahan jalan, dia mendengar seperti ada berjalan disemak-semak. Setelah melihat lebih dekat, ternyata ada seekor harimau yang terlihat sedang kelaparan. Dengan muka yang pucat dia pun cepat-cepat berlari turun gunung. Tetapi karena suara langkah kakinya terlalu besar, harimau tersebut mendengarnya lalu dengan cepat mengejar petani tersebut. Dia pun segera bersembunyi dibelakang pohon besar.

Sang petani pun sangat ketakutan sekali, karena harimau tersebut terus berkeliling disekitarnya. Tiba-tiba dari arah dalam hutan terdengar suara yang berisik sekali, seakan-akan ada banyak sekali hewan yang menuju ke tempatnya. Sang petani pun semakin ketakutan dan hanya bisa pasrah akan nasib. 

Suara berisik tersebut adalah ada sekawanan kera yang menuju ketempat sang petani, dan ternyata kera yang ditolong oleh dia adalah raja kera dihutan tersebut. Ternyata kera tersebut datang untuk membalas budi kepada petani karena telah menolongnya saat terluka tadi. Karena kumpulan kera tersebut sangat banyak, harimau tersebut pun ketakutan dan kembali kedalam hutan.

Akhirnya sang petani pun turun gunung dengan dikawal oleh sekawanan monyet tersebut dan berhasil selamat sampai kerumah. Sesampainya dirumah, petanipun segera mulai memasak dan memulai pesta ulang tahun anaknya dengan bahagia.


Dari cerita ini ingin mengingatkan kita bahwa harus tahu yang namanya membalas budi. Hewan saja bisa mengerti apa itu balas budi, oleh karena itu kita sebagai manusia janganlah sampai melupakan kebaikan seseorang kepada kita.





Komentar