Iman Adalah Sebuah Kompas Kehidupan


Melihat sebuah perahu berlayar di tengah lautan luas terombang-ambing oleh ombak kencang, namun perahu tetapi kokoh berlayar demi sampai kedermaga tujuan. Di tengah hamparan birunya lautan, kompas berperan menjadi petunjuk arah.

Seperti halnya dengan manusia yang hidup di dunia ini pasti mempunyai sebuah tujuan yang ini dicapai. Dalam mencapai tujuan tersebut banyak hambatan yangg menghadang. Hambatan bisa muncul dari diri sendiri maupun lingkungan. Reaksi setiap orang terhadap hambatan-hambatan yang muncul tersebut berbeda-beda. Bagi yang tidak mempunyai pegangan kokoh akan hilang kendali. Rasa lelah, putus asa, dan strees menghampiri. Sehingga banyak yang harus mundur bahkan berbalik arah menganti tujuan hidupnya. Sementara bagi yang mempunyai pegangan akan lebih mudah menentukan titik akhir tujuannya. Mendapatkan kebanggaan dari kebahagiaan karena pencapainnya.

Setiap manusia membutuhkan sebuah kompas dalam kehidupannya yaitu Iman. Dengan imanlah seseorang akan tegar dan dengan iman pula seseorang akan mampu bertahan, karena mempunyai arah tujuan yang pasti. Iman didapat dengan mendekatkan diri kepada Tuhan. Percayalah bahwa Kompas-Nya akan membuat hidup kita lebih bahagia dan berarti.

Komentar